Brotowali

Brotowali

Apa Itu Brotowali?

Brotowali termasuk dalam tanaman obat tradisional yang sudah dimanfaatkan selama bertahun-tahun oleh banyak masyarakat Indonesia untuk menyembuhkan penyakit, salah satunya adalah diabetes. Brotowali yang mempunyai nama latin Tinospora crispa merupakan tanaman dari keluarga Menispermiaceae. Tanaman ini banyak ditemukan di Asia Tenggara dan India bagian timur laut.

Di Jawa, brotowali juga dikenal dengan nama antawali, daun gadel, dan putrawali. Sedangkan di Sunda, brotowali lebih dikenal dengan nama andawali. Sementara di Bali, kerap disebut antawali. Tanaman herbal ini sudah sejak lama dimanfaatkan sebagai obat untuk mengatasi berbagai macam penyakit atau masalah kesehatan. Brotowali merupakan tanaman semak berkayu memanjat dengan cara membelit. Tinggi atau panjang tanaman ini dapat mencapai 15 meter.

Bagian tanaman yang bisa digunakan sebagai obat yakni batang. Batang tua tanaman brotowali memiliki ciri permukaannya berbintil-bintul sampai bertotol-totol Sedangan batang muda tidak berambut.

Selain itu, batang brotowali juga dimanfaatkan untuk mengatasi berbagai masalah seperti gula darah btinggi atau diabetes.

Membantu mengontrol diabetes

Tak hanya di Indonesia, di negara lain seperti Thailand, Malaysia, Guyana, Bangladesh, dan India, brotowali telah banyak dimanfaatkan dalam pengobatan diabetes. Penelitian pada hewan dan kultur sel telah menunjukkan bahwa brotowali dapat merangsang produksi insulin dari sel beta yang ada di pankreas. Brotowali juga dapat meningkatkan penyerapan glukosa oleh otot. Sehingga, brotowali dapat membantu mengontrol diabetes.

Menurunkan kadar gula darah

Salah satu manfaat brotowali yang sudah dikenal sejak lama adalah sebagai obat herba untuk menurunkan kadar gula darah. Efek ini baik untuk mencegah terjadinya penyakit diabetes tipe 2.

Manfaat tersebut juga didukung oleh beberapa riset yang menunjukkan bahwa brotowali bisa memperbaiki kinerja hormon insulin dan mencegah terjadinya resistensi insulin, sehingga dapat menjaga kadar gula darah tetap stabil.

Ekstrak metanol batang brotowali mampu menurunkan kadar glukosa darah tikus jantan wistar yang diberi perlakuan aloksan. Mekanisme yang antidiabetik yang terdapat pada batang brotowali telah diketahui melalui efek insulinotropic atau efek pemacuan insulin…

Meski demikian, Anda perlu berhati-hati saat menggunakan brotowali untuk mengobati diabetes secara alami karena tanaman ini bisa menimbulkan efek samping berupa kerusakan hati dan hipoglikemia, terutama jika dikonsumsi bersamaan dengan obat-obatan dari dokter.

produk Glucosyifa herbal dari Binasyifa Herbal terbuat dari bahan-bahan alami dari andrographis paniculate & tinospora cordifolia yang mengandung andrografolid serta mampu menurunkan kadar gula darah dalam tubuh

Jika anda memerlukan obat herbal untuk masalah diabetes, tak perlu ragu untuk menggunakan produk herbal Glucosyifa dalam berbentuk kapsul dari Binasyifa Herbal untuk membantu memenuhi kebutuhan tersebut. Glucosyifa adalah solusi untuk membantu masalah diabetes anda. Herbal Glucosyifa adalah herbal yang berkhasiat secara tradisional digunakan untuk Meringankan Gejala Kencing Manis/Diabetes. Herbal Glucosyifa dibuat dari bahan-bahan alami pilihan dan diproses secara higienis. Berikut khasiat dari produk herbal Glucosyifa :

– Meringankan gejala kencing manis

– Antidiabetes (obat penurun gula darah)

– Menormalkan kadar gula darah

– Memperbaiki fungsi pankreas

– Mencegah terjadinya retinopati akibat diabetes

Kunjungi: Katalog Herbal Binasyifa

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *