"Hamil? Tapi kok anggur?"

“Hamil? Tapi kok anggur?”

Dikalangan masyarakat, sering kita dengar istilah “Hamil anggur”, apasih artinya? Yuuk cari tau …

Hamil anggur adalah salah satu gangguan dalam proses kehamilan, secara medis disebut dengan istilah Mola Hidatodosa. Kelainan ini terjadi saat sel telur yang telah dibuahi dan plasenta tidak berkembang secara normal. Hal tersebut mengakibatkan adanya sel-sel abnormal yang membentuk sekumpulan kista bergerombol menyerupai buah anggur. Kehamilan anggur pada awalnya memiliki tanda-tanda seperti kehamilan biasa, sehingga para “calon ibu” menganggapnya seperti kehamilan normal. Jadi inilah salah satu alasan pentingnya memeriksakan kehamilan secara rutin sejak dini, untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak kita inginkan.

Hamil anggur dibagi menjadi dua jenis, yaitu hamil anggur parsial dan hamil anggur lengkap. Pada hamil anggur lengkap, jaringan plasenta tidak normal dan membengkak, serta tampak membentuk kista berisi cairan. Selain itu, tidak ada juga pembentukan jaringan janin. Pada hamil anggur parsial, mungkin ada jaringan plasenta normal bersama dengan jaringan plasenta tidak normal. Mungkin juga ada janin yang terbentuk, tapi janin tidak mampu bertahan hidup dan biasanya gugur di awal kehamilan.

Gejala Hamil Anggur

Tanda-tanda hamil anggur awalnya sama dengan kehamilan normal. Namun seiring pertambahan usia kehamilan, hamil anggur (mola hydatidosa) bisa ditandai dengan gejala khusus, seperti:

  • Perdarahan pada trimester pertama. Terkadang perdarahan ini bisa mirip dengan perdarahan implantasi.
  • Mual dan muntah yang sangat parah.
  • Perut terlihat membesar melebihi usia kehamilan.
  • Keluarnya cairan berwana kecoklatan atau gumpalan-gumpalan seperti anggur dari dalam vagina.
  • Nyeri panggul.

Kapan harus ke dokter

Setelah mengetahui bahwa Anda positif hamil, segera periksakan diri ke dokter kandungan secara rutin, setidaknya sebulan sekali. Pemeriksaan tersebut bertujuan mengetahui kondisi perkembangan janin sekaligus mendeteksi jika ada kondisi yang tidak normal, baik pada janin maupun pada rahim.

Pemeriksaan ke dokter kandungan di luar jadwal kontrol juga perlu dilakukan jika Anda merasakan gejala hamil anggur. Anda perlu waspada jika pernah mengalami hamil anggur, karena berisiko mengalaminya lagi.

Periksakan diri ke dokter kandungan secara rutin saat pemulihan setelah hamil anggur. Tanyakan kepada dokter kapan boleh hamil kembali setelah mengalami hamil anggur.

Namun jangan berkecil hati jika suatu saat mendapati kejadian seperti ini…
Semangat dan stay tune! Karena masih banyak lagi tips-tips program kehamilan yang akan mimin bagi disini…

Semoga informasi di atas bisa membantu anda untuk cepat hamil. Jika anda memerlukan obat herbal untuk masalah kesuburan, tak perlu ragu untuk menggunakan produk herbal Ferticare dalam berbentuk kapsul dari Binasyifa Herbal untuk membantu memenuhi kebutuhan tersebut. Ferticare adalah solusi untuk membantu memelihara Kesehatan peranakan/rahim, meningkatkan kesuburan agar cepat hamil, meningkatkan kesuburan wanita, menyuburkan kandungan kering, menjaga kesuburan, melancarkan haid/yang tidak teratur dan meredakan nyeri haid.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *