Meringankan gejala kencing manis

Penyakit Diabetes yang Perlu Anda Tahu, Serta Gejala Diabetes, Ciri-Ciri Diabetes, Penyebab Diabetes dan Obat Herbal Herbal untuk Menanganinya

Mengenal Lebih Jauh Gejala Diabetes dan Jenis Diabetes

Secara umum penyakit Diabetes Melitus (DM) terjadi akibat gaya hidup salah terutama yang menyebabkan akumulasi menumpuknya kadar gula dalam darah dan berada di atas ambang batas normal yang bersifat kronis dan jangka panjang. Dalam kondisi normal, glukosa adalah sumber energi utama bagi sel-sel dalam tubuh yang membentuk otot juga jaringan, termasuk juga untuk otak, namun jika berlebih bisa berbahaya karena memicu penyakit gula darah/diabetes.

Karena gejalanya yang mirip dengan kondisi sakit biasa, maka banyak orang yang tidak menyadari bahwa mereka mengidap penyakit diabetes ini dan bahkan sudah mengarah pada komplikasi. Untuk memastikan bahwa seseorang apakah mengidap diabetes atau tidak maka perlu diagnosis dokter melalui cek darah.

Bagi orang awam, setidaknya harus mengenal beberapa gejala yang biasanya mengiringi penyakit gula darah ini seperti berikut ini:

10 Gejala Diabetes Yang Tidak Boleh Anda Remehkan

  1. Berat Badan Turun Tanpa Sebab

Jangan senang dulu saat berat badan Anda turun tanpa sebab. Berat badan seharusnya turun jika Anda mengubah pola makan, melakukan aktivitas melebihi aktivitas biasanya atau baru sembuh dari sakit. Berat badan yang turun tanpa sebab bisa menjadi gejala diabetes tipe 1. Ketika seseorang sudah terkena diabetes, tubuh tidak bisa lagi menggunakan glukosa dengan tepat, dsehingga timbunan lemak akan digunakan sebagai energi. Hal itulah yang membuat seseorang kehilangan berat badan.

  1. Buang Air Kecil Lebih Sering

Ini merupakan indikasi lain bahwa seseorang mengidap diabetes. Jika Anda lebih sering buang air kecil lebih sering, kondisi ini disebut poliuria.

  1. Sering Haus

Tanpa sebab yang jelas, Anda merasa sangat haus sepanjang hari dan ingin minum. Ini terjadi karena tubuh kehilangan air akibat poliuria dan membutuhkan kembali pasokan cairan tubuh.

  1. Penglihatan Semakin Lemah

Jika penglihatan Anda semakin sering kabur, itu bisa disebabkan katena tingkat glukosa dalam darah meningkat. Glukosa tersebut akan menumpuk di sekitar lensa mata, sehingga penglihatan Anda sering tidak fokus.

  1. Mengalami Penggelapan Warna Kulit

Bintik-bintik gelap mulai muncul di kulit. Biasanya bintik atau penggelapan kulit terjadi di sekitar leher dan merupakan indikasi diabetes. Tubuh merespon insulin dengan menghasilkan lebih banyak pigmen, sehingga beberapa bagian kulit menjadi lebih gelap.

  1. Mudah Lelah

Anda lebih mudah lelah daripada biasanya. Waspadai gejala ini karena ini merupakan gejala diabetes.

  1. Sering Merasa Lapar

Nafsu Makan Meningkat Akibat Sel Butuh Asupan Energi Lebih. Bisa jadi, peningkatan nafsu makan yang dialami seseorang adalah pertanda awal dari diabetes. Hal ini terjadi karena sel mengharapkan asupan glukosa yang lebih banyak, dan bersumber dari makanan. Namun demikian, tubuh tidak dalam kondisi optimal dan bisa bermetabolisme dengan baik, hal inilah yang memicu rasa lapar berkelanjutan.

Kadar insulin membuat orang merasa mudah lapar walaupun sudah makan banyak dari biasanya. Dorongan rasa lapar ini memuat seseorang makan lebih banyak atau secara medis disebut dengan polifagia.

  1. Luka Butuh Waktu Lama Untuk Sembuh

Indikasi mudah untuk mengetahui gejala diabetes adalah luka pada tubuh Anda. Jika Anda mengalami luka potong atau luka gores yang lama kering dan lama sembuh dibanding biasanya, ini adalah gejala yang harus diwaspadai.

  1. Sering Mengalami Infeksi Vagina dan Saluran Kemih

Ketika glukosa sudah melebihi batas tertentu, beberapa tubuh Anda akan mengalami infeksi berkala. Jika Anda lebih sering mengalami infeksi, terutama pada vagina dan saluran kandung kemih, bisa jadi ini adalah gejala diabetes.

  1. Kaki Mati Rasa Saat Ditusuk Jarum

Indikasi lain diabetes adalah menurunnya fungsi saraf yang menghilangkan sensasi sakit pada tungkai kaki, atau sering kesemutan. Waspada gejala ini, apalagi jika Anda tidak merasa sakit saat kaki tertusuk jarum.

Jenis-Jenis Diabetes yang Banyak Terjadi Pada Masyarakat

Diabetes sendiri ada dua jenis yaitu diabetes tipe 1 dan tipe 2 dan masing-masing tipe memiliki ciri-ciri yang berbeda antara satu penderita dengan lainnya. Untuk lebih mengenalnya, berikut ini adalah ulasan lengkapnya.

  1. Diabetes Tipe 1 banyak Terjadi pada Kelompok Usia Dibawah 40 an Tahun

Sistem kekebalan tubuh penderita menyerang dan menghancurkan sel-sel pankreas yang berfungsi untuk memproduksi insulin. Akibatnya, terjadi peningkatan kadar glukosa sehingga terjadi kerusakan lebih lanjut pada organ-organ tubuh tertentu. Diabetes tipe 1 banyak ditemukan menyerang kelompok usia di bawah 40 an tahun, karenanya bahkan disebut sebagai diabetes anak-anak. Terapi yang dijalankan biasanya dengan memberikan suntikan insulin juga penerapan pola makan sehat, dan tentu juga menjalankan tes darah secara rutin pastinya.

  1. Diabetes Tipe 2 Akibat Kurangnya Produksi Insulin dalam Tubuh

Jenis ini lebih umum terjadi, 90% penderita diabetes dunia ditengarai mengidap diabetes jenis ini. Hal ini disebabkan kurangnya produksi insulin dalam tubuh,sehingga sel-sel tubuh kurang sensitif terhadap insulin, istilahnya resistensi insulin. Secara umum, diabetes tipe ini dihubungkan juga dengan kondisi obesitas, meski bukan serta merta seseorang yang obesitas dapat divonis mengidap diabetes. Tetapi peningkatan indeks massa tubuh seseorang juga meningkatkan risiko diabetes, umumnya yang terserang adalah para manula.

Dari keseluruhan rangkuman di atas tentu saja, selanjutnya yang harus diketahui adalah penyebab dari terjadinya diabetes tersebut. Faktor apa sajakah itu? Ulasan di bawah ini akan memberikan gambaran lengkapnya.

Faktor-Faktor Penyebab di Balik Munculnya Penyakit Diabetes, Serta Penanganannya

Gaya Hidup Tidak Sehat Bisa Menjadi Salah Satu Penyebab Diabetes. Secara umum, faktor penyebab terjadinya diabetes yang menyerang seseorang dapat digolongkan menjadi 2 yaitu faktor penyebab yang dapat dikontrol dan yang tidak dapat dikontrol (faktor alami/bawaan).

  1. Faktor Penyebab yang Tidak bisa Dimodifikasi, Tidak Dapat Dikontrol (Alami/Bawaan)

Faktor penyebab ini merupakan sebab-sebab yang telah ada sejak lahir dan tidak dapat diubah, yang di antaranya adalah:

  • Faktor Usia Membuat Organ Pankreas Berkurang Fungsinya

Penurunan fungsi organ yang disebabkan karena penuaan adalah salah satu aspek utama terjadinya penyakit diabetes karena faktor usia. Ini karena, organ pankreas yang biasanya bekerja normal dalam memproduksi insulin mengalami penurunan fungsinya. Oleh karena itu, sangat dianjurkan untuk mereka yang berusia di atas 45 tahun agar memeriksa kadar gula darah secara teratur.

  • Kondisi Berat Badan Bayi Saat Lahir (terlalu berat/terlalu kecil)

Berat badan bayi saat lahir juga sering ditengarai sebagai salah satu kondisi yang menjadi patokan terjadinya diabetes. Untuk bayi dengan berat di atas 4000 gram berisiko menyebabkan anak tersebut terkena diabetes. Demikian bila berat badan bayi dibawah 2500 gram maka ada risiko bahwa ketika dewasa anak itu akan terkena diabetes juga nantinya.

  • Faktor Keturunan atau Genetika Lebih Berisiko Terkena Diabetes

Keturunan diabetes sangat mungkin terkena diabetes juga nantinya. Karenanya bila diantara anggota keluarga ada riwayat diabetes maka sangat mungkin meningkatkan faktor terjadinya diabetes pada seseorang.

  1. Faktor Penyebab yang Bisa Dimodifikasi/dikontrol

Faktor penyebab yang kedua ini disebabkan karena gaya hidup seseorang. Beberapa diantaranya adalah:

  • Kebiasaan Merokok

Merokok selain buruk untuk pernapasan, juga berbahaya bagi timbulnya penyakit diabetes. Cara terbaik tentu dengan mengurangi dan menghentikan kebiasan ini.

  • Obesitas atau Kegemukan

Meski bukan satu hal yang pasti, tetapi peningkatan indeks massa tubuh berpengaruh pula pada kemungkinan seseorang terjangkit diabetes.

  • Pola Makan Tak Sehat (suka makan makanan manis/tinggi karbohidrat)

Makanan yang mengandung gula, tetapi rendah serat ditengarai sebagai sumber bahan pangan dan menyumbang kemungkinan diabetes lebih tinggi bagi seseorang.

  • Jarang dan Malas Berolahraga

Kondisi pasif, kurang bergerak, dan malas berolahraga menjadikan tubuh sangat berisiko untuk terkena diabetes.

  • Penderita Hipertensi berisiko Terkena Diabetes

Hipertensi juga disinyalir turut menyumbang tingginya angka penderita diabetes sebagai bagian dari faktor yang bisa dimodifikasi.

  • Tingginya Kadar Kolesterol

Kadar HDL (lemak baik) yang kurang dari 35mg/dL, serta kadar trigliserida yang lebih dari 250mg/dL ditengarai jadi penyumbang penyakit diabetes. Karenanya memperhatikan kadar kolesterol adalah satu hal yang penting.

  • PCOS (Polycystic Ovary Syndrome)

Kondisi ini biasanya terjadi pada wanita. Ditandai dengan tidak teraturnya siklus menstruasi, serta tumbuhnya rambut secara signifikan di daerah lengan, kumis, serta obesitas.

Diabetes Tidak Dapat Disembuhkan, Hanya Bisa Dikendalikan

Penyakit diabetes seperti penyakit dalam lainnya merupakan jenis penyakit mematikan yang tidak bisa disembuhkan dan hanya dapat dikendalikan. Penanganan yang salah akan membuat penderita makin menurun kondisinya dan berisiko terjadinya kematian.  Beberapa terapi diabetes yang disarankan untuk dilakukan untuk memperbaiki kualitas penderita diantaranya sebagai berikut:

  • Menjalankan rutinitas olahraga, utin cek kadar gula darah
  • Jika terjadi luka,  melakukan perawatan luka sesuai petunjuk dokter
  • Menjalankan penyuntikan insulin serta mengatur pola dietnya.

Penanganan yang tepat terhadap penderita diabetes terlebih untuk mereka yang belum terjangkit penyakit ini, sangat dianjurkan. Ini karena, sifat penyakit ini yang jangka panjang dan menetap sehingga perlu untuk diperhatikan dengan serius. Bagi yang sudah terlanjur sakit, konsumsi obat resep dari dokter atau produk herbal dari Binasyifa Herbal untuk pemicu insulin dan penurunan kadar gula dalam darah harus dilakukan secara rutin dan disiplin.

Obat Herbal Herbal untuk Menanganinya (Glucosyifa)

Jika anda memerlukan obat herbal untuk masalah diabetes, tak perlu ragu untuk menggunakan produk herbal Glucosyifa dalam berbentuk kapsul dari Binasyifa Herbal untuk membantu memenuhi kebutuhan tersebut. Glucosyifa adalah solusi untuk membantu. Herbal Glucosyifa adalah herbal yang berkhasiat secara tradisional digunakan untuk Meringankan Gejala Kencing Manis/Diabetes. Herbal Glucosyifa dibuat dari bahan-bahan alami pilihan dan diproses secara higienis. Berikut khasiat dari produk herbal Glucosyifa :

– Meringankan gejala kencing manis

– Antidiabetes (obat penurun gula darah)

– Menormalkan kadar gula darah

– Memperbaiki fungsi pankreas

– Mencegah terjadinya retinopati akibat diabetes

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *